Jendela Wanita

Sosok Eny dibalik Festival Lagu Keroncong

0

Tergelitik pada budaya seni musik Keroncong, membuat Eny Setyaningsih (56) ‘nekat’ mengadakan Festival Lagu Keroncong, yang diadakan di Taman Kuliber Kalimalang pada 27 desember 2025. Sungguh tak terduga, animo peserta begitu besar, mulai anak sampai orangtua.

Jakarta – Kepuasan tersendiri. Begitu yang disampaikan Eny Setyaningsih (56), saat disinggung alasan mengadakan kegiatan event musik tersebut. Namun dibalik itu, keinginannya untuk melestarikan musik keroncong yang kian tak bergaung di jaman saat ini.

Bagi Eny, dunia musik telah mendarah daging dalam dirinya. Terlebih memiliki suami hobbi bermusik.

Tak ayal, saat Eny menyampaikan keinginan mengadakan lomba lagu keroncong, disambut suka cita oleh Agus Raharjo. Dan bahkan sang suami turut terlibat sebagai pemain organ untuk mengiringi para peserta lomba.

“Lomba lagu Keroncong yang diadakan ini, murni kita buat sendiri. Dan didukung partisipasi dari teman – teman. Kalau kemudian akhirnya merugi, gak ada masalah. Justru april tahun ini, saya mau buat lagi festival lagu keroncong lebih baik lagi,” papar ibu empat anak, kelahiran Kampung Purwodadi Grobogan Semarang (Jateng) ini.

Diakui Eny yang memiliki sanggar musik Senandung Gita Pertiwi (SGP), antusias peserta ikuti lomba sangat tinggi. Bahkan hanya bermodal informasi dari mulut ke mulut, 80 peserta mendaftakan diri dari berbagai kalangan usia.

“Gak sangka saja. Ada dari anak – anak juga dan remaja ikut lomba. Sungguh saat acara diadakan, lagu keroncong yang dinyanyikan bikin hati bangga,” papar pemilik pemilik warung Kedai Niki Mirah fi kalimalang ini.

Terlepas memperebutkan hadiah uang dan trophy, yakni : Rp 2 juta (juara 1) – Rp 1.5 juta (juara 2) – Rp 1 juta (juara 3) – Rp 800 ribu (harapan 1) – Rp 700 ribu (harapan 2) dan Rp 500 ribu (harapan 3), Eny menganggap kegiatan ini perlu kepedulian para pihak. Terutama peranan sponsor demi musik keroncong tetap ada dan terus bertahan.

Leave A Reply

Your email address will not be published.